# Manajemen Tugas

Tugas adalah inti dari Tasko. Di halaman ini kamu akan belajar cara membuat,
mengerjakan, dan menyelesaikan tugas — termasuk melampirkan bukti, meminta
review, memecah pekerjaan jadi sub-tugas, dan mengajukan perpanjangan tenggat.

> Belum paham istilah seperti "Bukti" atau "Review"? Baca dulu
> [Memulai dengan Tasko](../getting-started.md). Tampilan aplikasi berbahasa
> Inggris — label aslinya ditulis dalam kurung.

> 💡 **Contoh nyata:** Seorang anggota tim marketing diberi tugas _"Buat laporan
> konten mingguan"_. Ia mengubah status tugas ke **In Progress**, menyusun
> laporannya, lalu mengunggah file laporan sebagai **bukti** dan meminta
> **review** dari atasannya. Setelah diterima, tugas berstatus **Completed**.
> Seluruh alur ini ada di [Mulai Cepat](../quick-start.md).

---

## Siapa yang Bisa Membuat Tugas

Tugas hidup di dua tempat: di dalam **proyek**, atau langsung di **divisi** tanpa
proyek.

| Konteks tugas | Yang boleh membuat |
|---------------|--------------------|
| Tugas proyek | **Owner** dan **PIC** proyek tersebut |
| Tugas divisi | **Admin** dan **Supervisor** divisi tersebut |
| Sub-tugas | **Pelaksana tugas induknya** |

Member dan Viewer tidak membuat tugas. Kalau tombol **New Task** tidak muncul,
memang perannya belum mengizinkan — bukan tombol yang tersembunyi.

---

## Membuat Tugas Baru

1. Buka proyek atau divisi tempat tugas ingin dibuat.
2. Klik tombol **New Task**.
3. Isi detail tugas:
   - **Judul (Task Title)** — nama singkat tugas (wajib).
   - **Deskripsi** — penjelasan apa yang harus dikerjakan.
   - **Pelaksana (Assignee)** — **satu orang saja**, dan harus anggota konteks
     tugas itu. Anggota berperan *Viewer* tidak bisa ditugaskan.
   - **Prioritas** — Low, Medium, High, atau Urgent (default Medium).
   - **Tenggat waktu (Due Date)** — opsional selama tugas belum punya pelaksana,
     tapi **wajib begitu pelaksana dipasang**. Tidak boleh melewati tenggat tugas
     induk maupun tenggat proyek.
   - **Bukti Penyelesaian (Required Proof)** — **wajib dipilih** pada tugas
     utama: *File*, *Image*, atau *Link*. Inilah jenis bukti yang nanti diminta
     sebelum tugas bisa masuk review.
4. Klik **Create Task**.

Tugas baru **selalu** lahir dengan status **Menunggu (Waiting)** dan mendapat
kode otomatis berawalan prefix divisinya, misalnya `SK-000012`. Kode ini bisa
dipakai untuk mencari tugas.

> **Tugas tanpa pelaksana belum muncul di papan tim.** Selama belum ada assignee,
> tugas hanya terlihat oleh pembuatnya, Owner/PIC proyek, dan Admin/Supervisor
> divisi — termasuk di angka pada kartu proyek. Anggota biasa baru melihatnya
> setelah pelaksananya dipasang, supaya papan mereka hanya berisi pekerjaan yang
> benar-benar bisa mereka kerjakan.

---

## Mengerjakan Tugas

1. Buka tugas yang ingin dikerjakan.
2. Ubah status menjadi **Sedang Dikerjakan (In Progress)** agar tim tahu tugas
   ini sedang berjalan.
3. Saat selesai, lampirkan **bukti pengerjaan** (lihat bagian berikutnya), lalu
   ubah status menjadi **Under Review** untuk diperiksa.

Dua hal yang sering bikin bingung saat status ditolak:

- **In Progress butuh pelaksana.** Tugas tanpa assignee tidak bisa dimulai —
  pekerjaan tanpa pemilik tidak muncul di daftar siapa pun dan pengingat
  tenggatnya tidak sampai ke siapa pun. Menetapkan pelaksana sekaligus memulai
  dalam satu penyimpanan tetap boleh.
- **Under Review butuh bukti.** Selama jenis bukti tugas terisi dan belum ada
  satu pun bukti terunggah, perpindahannya ditolak.

> **Proyek yang sudah Completed atau Cancelled bersifat baca-saja.** Tugas di
> dalamnya tidak bisa dibuat, diubah, digerakkan statusnya, diunggahi bukti,
> dikomentari, maupun diajukan perpanjangan tenggat. Hanya **Owner proyek** yang
> bisa membukanya kembali lewat perubahan status proyek — dan itu pun ditolak
> kalau tenggat proyeknya sudah lewat.

---

## Melampirkan Bukti (Proof)

Bukti membantu meyakinkan bahwa tugas benar-benar sudah dikerjakan.

1. Buka tugas yang sedang kamu kerjakan.
2. Buka bagian **Completion Proof**.
3. Unggah berkas atau isi tautannya sesuai jenis bukti yang diminta tugas.
4. Tambahkan catatan singkat bila perlu, lalu simpan.

Batas yang berlaku:

| Jenis bukti | Yang diterima | Batas |
|-------------|---------------|-------|
| **Image** | Gambar | 2 MB sebelum diproses; otomatis dikompres jadi WebP di bawah 200 KB |
| **File** | PDF, Word, Excel, PowerPoint, TXT, CSV | 10 MB per berkas |
| **Link** | Tautan berskema `http` / `https` saja | maksimal 2.048 karakter |

- Satu tugas menampung maksimal **10 bukti**.
- Bukti hanya bisa ditambah, diubah, atau dihapus saat tugas berstatus
  **In Progress** — jadi mulai kerjakan dulu tugasnya sebelum mengunggah bukti.
  Status lain semuanya terkunci: *Waiting*, *Under Review*, *Completed*,
  *On Hold*, dan *Cancelled*. Begitu reviewer meminta perbaikan, tugas kembali ke
  *In Progress* dan buktinya terbuka lagi.
- Kamu hanya bisa mengubah atau menghapus bukti yang kamu unggah sendiri.
- Sub-tugas tidak mengenal bukti dan tidak melewati review.

> **Tips:** Lampirkan bukti yang jelas (misalnya screenshot hasil kerja) agar
> proses review lebih cepat.

> **Kalau unggahan dokumen gagal tanpa pesan yang jelas**, ukurannya mungkin
> melewati batas server — bukan batas aplikasi. Laporkan ke tim IT; gambar
> biasanya tidak kena karena sudah dikompres di browser.

---

## Memecah Pekerjaan Jadi Sub-tugas

Sub-tugas adalah rincian kerja milik pelaksana, bukan alat pembagian tugas oleh
atasan.

- Hanya **pelaksana tugas induk** yang boleh membuatnya.
- Kedalamannya **satu tingkat saja** — sub-tugas tidak punya sub-tugas lagi.
- Yang diisi saat membuat: **judul** (wajib) dan **deskripsi** (opsional).
  Pelaksananya boleh dipilih, boleh juga dikosongkan — sub-tugas tanpa pelaksana
  tetap lahir, dan kamu bisa menugaskan orang belakangan lewat *Edit Task*.
- Pelaksana sub-tugas boleh siapa pun anggota konteks tugas induknya.
- **Tenggatnya diwarisi dari tugas induk**, tidak diisi sendiri — termasuk kalau
  tenggat induk sudah lewat, supaya tugas yang telat tetap bisa dipecah. Hanya
  kalau induknya memang belum punya tenggat, sub-tugas lahir tanpa tenggat.
- Sub-tugas **tidak bisa mengajukan perpanjangan tenggat.** Ajukan di tugas
  induknya; sekali disetujui, seluruh sub-tugas di bawahnya ikut longgar.
- Sub-tugas diselesaikan langsung ke **Completed**, tanpa review dan tanpa bukti.
- Tugas induk **tidak bisa masuk review atau selesai** selama masih ada sub-tugas
  yang belum selesai atau dibatalkan.
- Membatalkan tugas induk otomatis membatalkan seluruh sub-tugas yang masih
  terbuka.
- Selama tugas induk berstatus *Under Review*, seluruh sub-tugasnya terkunci —
  tidak bisa dibuat, diubah, atau dihapus sampai atasan memutuskan.
- **Routine work tidak boleh punya sub-tugas.**

---

## Meninjau Tugas (Review)

Bagian ini untuk kamu yang bertugas **memeriksa** hasil kerja orang lain, yaitu
Owner/PIC proyek atau Admin/Supervisor divisi.

1. Buka tugas berstatus **Under Review** — kamu juga mendapat pemberitahuan saat
   tugas diajukan.
2. Periksa bukti yang dilampirkan di bagian **Review Atasan**.
3. Pilih salah satu:
   - **Terima** — tugas berubah menjadi **Completed** dan buktinya terkunci.
   - **Perlu Perbaikan** — **wajib mengisi alasan**; tugas kembali ke
     *In Progress* dan pelaksananya diberi tahu beserta catatanmu.

Setiap keputusan tersimpan sebagai riwayat, jadi bukan hanya hasil terakhir yang
terbaca.

> **Selesai hanya lewat review.** Tidak ada seorang pun — termasuk Owner —
> yang bisa menetapkan status *Completed* secara langsung.

---

## Meminta Perpanjangan Tenggat

Tenggat tidak diubah diam-diam oleh pelaksana. Yang tersedia adalah pengajuan,
supaya keterlambatan tetap terekam.

**Sebagai pelaksana:**

1. Buka tugasmu, cari bagian pengajuan tenggat.
2. Isi **tenggat baru** yang diusulkan dan **alasannya** (keduanya wajib).
3. Tekan **Ajukan Perpanjangan**. Atasan yang berwenang langsung diberi tahu.

**Sebagai atasan (Owner/PIC proyek atau Admin/Supervisor divisi):**

1. Buka tugas yang punya pengajuan menunggu keputusan.
2. Setujui, atau tolak disertai alasan. Pelaksana dan pengaju diberi tahu.

Tiga aturan yang paling sering menahan: tanggal usulan wajib **lebih lambat** dari
tenggat yang berlaku, hanya boleh ada **satu pengajuan menunggu** per tugas, dan
**routine work tidak bisa diajukan perpanjangan** sama sekali.

📖 Detail lengkap: [Perpanjangan Tenggat](deadline-extension.md).

---

## Berdiskusi di Dalam Tugas

Setiap tugas punya kolom komentar untuk berdiskusi tanpa pindah aplikasi.
Komentar muncul secara langsung (real-time), jadi anggota lain bisa langsung
melihat balasanmu. Kamu juga bisa menyebut rekan dengan mengetik `@`.

1. Buka tugas.
2. Ketik pesanmu di kolom komentar.
3. Tekan kirim.

📖 Detail lengkap: [Diskusi & Komentar](discussions.md).

---

## Mencari & Menyaring Tugas

Daftar tugas berbentuk **tabel** (bukan papan kanban), dan penyaringnya sama di
halaman proyek, divisi, maupun dashboard:

- **Pencarian** — mencakup nama **dan kode tugas** (mis. `SK-000012`), tidak
  mencari isi deskripsi.
- **Status**, **rentang tenggat**, dan **prioritas**.
- **Hanya tugas saya** — untuk melihat beban kerjamu sendiri.
- **Urutan (sort)** sesuai kebutuhanmu.

Tugas yang lewat tenggat ditandai secara visual; statusnya tidak berubah otomatis.

---

## Menghapus atau Membatalkan Tugas

- Tugas yang **sudah punya jejak kerja** — pernah dimulai, punya komentar,
  sub-tugas, bukti, atau review — tidak dihapus melainkan **dibatalkan**, supaya
  riwayatnya tidak lenyap. Sub-tugasnya ikut dibatalkan.
- Hanya tugas yang benar-benar masih kosong yang benar-benar terhapus.
- Penghapusan **ditolak** saat tugas berstatus *Under Review* atau *Completed*.
- **Routine work tidak dapat dihapus siapa pun** — hentikan satu terbitan yang
  keliru dengan mengubah statusnya menjadi *Cancelled*.

---

## Tugas Pribadi (My Tasks)

Menu **My Tasks** adalah ruang catatan kerjamu sendiri. Isinya tidak terlihat
siapa pun — tidak atasanmu, tidak juga super admin — dan tidak masuk laporan
divisi maupun ringkasan dashboard.

Bedanya dengan tugas kerja:

- Statusnya sederhana: **To Do**, **In Progress**, **Done**. Tidak ada bukti dan
  tidak ada review.
- Tersedia catatan, prioritas, tenggat, dan **satu tingkat sub-tugas** sebagai
  checklist.
- Tenggat tidak mengirim pengingat apa pun — tugas yang lewat hanya ditandai.

📖 Detail lengkap, termasuk tiga aturan status yang bisa menolak penyimpananmu:
[Tugas Pribadi (My Tasks)](personal-tasks.md).

---

## Pertanyaan Umum

**Apakah tugas yang dibatalkan bisa dikembalikan?**
Bisa. Ubah saja statusnya kembali dari **Cancelled** ke status lain.

**Kenapa saya tidak bisa menandai tugas sebagai Selesai langsung?**
Status **Completed** hanya lahir dari persetujuan review. Ini berlaku untuk semua
peran, termasuk Owner proyek.

**Saya pelaksana, kenapa tidak bisa membuka lagi tugas yang sudah selesai?**
Membuka kembali tugas selesai adalah wewenang Owner/PIC proyek atau
Admin/Supervisor divisi.

**Kenapa tenggat tugas saya tidak bisa diedit?**
Tenggat terkunci begitu tugas masuk *Under Review* atau *Completed*. Selain itu,
pelaksana memang tidak mengubah tenggat sendiri — gunakan pengajuan perpanjangan.

**Kenapa tenggat tugas saya tiba-tiba mundur beberapa hari?**
Kalau proyeknya sempat dijeda (*On Hold*), tenggat proyek dan seluruh tugas yang
masih terbuka digeser maju sepanjang durasi jeda — supaya kamu tidak terlambat
gara-gara keputusan menjeda proyek.

**Kenapa saya tidak bisa mengubah isi routine work?**
Routine work adalah pekerjaan hasil pola berulang: isinya, jadwalnya, dan
pelaksananya ditetapkan di templatnya. Lihat
[Tugas Berulang](recurring-tasks.md).
